Program Pelatihan Tani – Ternak Organik PT HCS

Logo HCS

Program Pelatihan Tani Ternak  secara Organik yang di selenggarakan PT Hidup Cerah Sejahtera  ini bertujuan Untuk mengajak para petani dan peternak menjadi ahli pertanian dan peternakan modern dengan pola HCS.

Manfaat dari Program Pelatihan Tani Ternak  secara Organik yang di selenggarakan PT HCS ini ialah

Dalam Bertani
  • Tanpa beli Pupuk kimia
  • Tanpa beli obat kimia
  • Tanpa matun (menyiangi tanaman)
Dalam Beternak kambing dll.
  • Tanpa ngarit / cari rumput
  • Tanpa Angon / mengembala
  • Serta Tanpa bau kotoran

Tujuan Program Pelatihan Tani Ternak Organik PT HCS

Mencerdaskan pola pikir petani dan peternak Indonesia, untuk lebih kreatif dan mandiri, tidak tergantung pada pihak lain. Serta, agar menjadi petani dan peternak sukses.dengan bergabung sebagai mitra HCS, Anda bisa mengikuti Pelatihan Tani Ternak Organik PT HCS yang diadakan di daerah-daerah. Anda juga bisa mendatangkan Tim Teknis HCS ke daerah Anda bila telah ada beberapa orang yang menginginkan pelatihan.

Sekilas Tanah Indonesia Dulu dan Sekarang

Kondisi tanah Indonesia dulu terkenal subur. Ibaratnya ‘lempar batang jadi tanaman’. Indonesia dulu terkenal sebagai bumi yang subur ijo royo-royo. Apapun benih yang ditebar akan tumbuh menjadi tanaman yang segar dan hijau. Tak perlu biaya mahal; beli pupuk, beli obat, dan lain-lain. Cukup dikasih kotoran hewan yang ada.

Namun sekarang, kondisi itu berbalik 180 derajat. Penyebab utamanya adalah pupuk kimia. Bumi jadi tandus. Apapun yang Anda tanam saat ini, jangan tanaman subur jika tidak dibiayai dengan pupuk kimia.

Kebutuhan pupuk semakin hari semakin banyak. Unsur hara dalam tanah tidak lagi bisa berproduksi secara alami. Mikroba yang membantu para petani Indonesia dalam menumbuhkan unsur hara mikro-makro sudah pada mati oleh bahan-bahan kimia yang setiap harinya ribuan ton ditebar ke tanah. Kondisi petani semakin lama semakin jauh dari kata makmur.

Pupuk kimia adalah proyek yang sudah terbukti gagal. Dua tahun pertama ketika petani Indonesia di era orde baru mengaplikasikan pupuk kimia di areal persawahan, ketika itu, Indonesia sukses dengan hasil panen melimpah (surplus). Apa yang terjadi setelah itu? Secara perlahan, tanah mengalami kerusakan dan ketergantungan pada pupuk kimia. Hasil panen menurun dari waktu ke waktu. Stok bahan pangan menyusut. Dan import beras pun dilakukan. Hingga saat ini, hari ini, Indonesia masih mengimpor berbagai hasil panen dari luar negeri. Ironis!

PT HCS Mendorong Dan Membimbing Pertanian-Peternakan Organik

Agar kondisi tanah kembali seperti dulu kala, PT HCS mengambil inisiatif sebagai motor penggerak untuk membangun kembali bumi dan tanah yang sudah dirusak oleh bahan kimia. Integrated farm full organik, yakni limbah dari pertanian diolah secara organik (tanpa bahan kimia) menjadi pakan ternak, lalu kotoran ternak diolah lagi menjadi pupuk organik untuk disebar ke sawah. Semua berjalan secara alami, saling berkaitan, dan tanpa melibatkan pupuk kimia.

Saat ini, PT HCS mengembangkan Program Pertanian dan Peternakan Organik. Pupuk organik bokashi tidak kalah subur dibanding pupuk kimia. Dan yang lebih menggembirakan, sebagian besar bahan-bahan pembuat pupuk tidak perlu beli. Kalaupun ada satu dua yang beli, itupun dengan harga yang sangat murah. Program HCS ini sangat menguntungkan para petani di berbagai daerah di Indonesia. Biaya murah, hasil melimpah.

Program Pelatihan Pertanian Organik PT HCS mendidik petani agar terbiasa:

Membuat pupuk sendiri, murah dengan bahan baku kotoran ternak.

Obat pestisida, herbisida, fungisida bisa diracik sendiri dari air kencing hewan ternak

Pola Pertanian HCS full organik yang menganut sistem integrated farm terbukti bisa mengirit biaya operasional hingga 50 Hasil panen pun telah dibuktikan sejak 2009 mengalami kenaikan 50sampai 100

kami mengajak para petani dan peternak Indonesia untuk mendukung Program Pelatihan Tani Ternak Organik PT HCS. Juga kepada Mitra HCS di manapun berada, sebisa mungkin mengikuti pelatihan dasar hingga mahir, sehingga pertanian-peternakan organik segera bisa terwujud di seluruh penjuru tanah air.

Dengan demikian, harapan pemerintah untuk SWASEMBADA pangan dan daging di Indonesia bisa segera terlaksana. Bahkan dengan pertanian organik, kita bisa melakukan ekspor hasil pertanian ke seluruh negara di dunia.

Komentar

Komentar