• Cara Mudah Membuat Pestisida Organik Pola HCS

    membuat pestisida organikHCS

        Dalam budidaya pertanian tak hanya fokus dengan pemberian nutrisi tanaman.Yang pasti tak jauh dengan yang namanya hama.Dalam penanggulangan hama maka biasanya petani menggunakan pestisida.Akan tetapi perlu kita ketahui,kalau kita tidak sayang dengan tubuh kita .boleh pake pestisida yang ces pleng, beli di toko obat,lalu di semprot langsung mati hamanya.

       Pestisida yang dari bahan kimia dan disemprotkan ke tanaman untuk melindungi tanaman dari serangga hama dan penyakit.Bahan kimia ini dapat bertahan cukup lama dan tidak mudah terurai, sehingga meninggalkan residu atau sisa ditanaman yang kita makan. Residu pestisida inilah yang kemudian terbawa dari hasil panen dikebun, pasar, hingga kedapur kita dan akhirnya masuk kedalam tubuh.

    Disadari atau tidak, ketika kita mengkonsumsi sayuran hasil pertanian konvensional (menggunakan pupuk dan pestisida kimia), sebenarnya secara perlahan kita sedang  menimbun sisa racun antihama itu didalam tubuh. Bagaimana jadinya jika hal ini berlangsung secara terus-menerus sepanjang hidup kita ? Tentu kita tidak ingin mengalami gangguan kesehatan akibat adanya timbunan residu kimia. Berdasarkan hasil  dari berbagai penelitian, residu pestisida kimia dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, diantaranya kanker, gangguan saraf dan perilaku seperti parkinson’s disease, gangguan kesuburan, dan gangguan kekebalan tubuh.

    Belakangan ini, masalah residu pestisida pada produk pertanian dijadikan pertimbangan untuk diterima atau ditolak negara importir. Negara maju umumnya tidak mentolerir adanya residu pestisida pada bahan makanan yang masuk ke negaranya. Belakangan ini produk pertanian Indonesia sering ditolak di luar negeri karena residu pestisida yang berlebihan. Media massa pernah memberitakan, ekspor cabai Indonesia ke Singapura tidak dapat diterima dan akhirnya dimusnahkan karena residu pestisida yang melebihi ambang batas

     

    Karena itu, salah satu langkah bijak kita untuk mengurangi bahkan menghilangkan residu kimia itu PT Hidup Cerah Sejahtera Bersama Organikhcs.com  mengajak petani untuk beralih ke pestisida organik,yang mudah terurai.karena banyak di lingkungan kita bahan untuk membuat pestisida organik alangkah baiknya kalau kita membuatnya sendiri,

    Baiklah kita siapkan Bahan-bahannya,Rencana akan membuat pestisida organik 100 Liter
    1. Umbi gadung               : 10 Kg
    2. Tembakau kering         : 5 Kg
    3. Daun Sirsak                  : 200 Lembar
    4. Daun maja                    : 200 Lembar
    5. Tubo / Jenu,                  : Jika Nggak ada pakai Kecubung (Buahnya, lebih bagus bunganya). Jika  tuba/kecubung tidak ada bisa diganti dengan garam 5 Kg
    6. Air Leri                          : 30 %
    7. Urine                            : 60 %
    8. Cabe rawit                    : 2 Kg + Air 10 liter. Dibuat juice
    9. HCS PHEFOC                         : 5 botol

    CARA PEMBUATAN

    • Umbi gadung diparut, daun sirsak, maja, kecubung ditumbuk + tembakau kering direndam dengan air leri. Disaring. Dicampur dengan urine.
    • Fermentasi dengan HCS PHEFOC 3 X 24 jam

    Cara Pemakaian Pestisida Organik :

    1Tangki 14 liter+ 5 tutup HCS PHEFOC, tambahkan 1-3 gelas aqua Pestisida organik buatan

    Demikian ulasan tentang cara membuat pestisida organik,selamat mencoba,semoga  kita semua  bebas dari residu kimia. sehingga tercipta masyarakat indonesia yang sehat.

    Komentar

    Komentar

  • Pak Martaji Aplikasi Pupuk Organik HCS Kakao Berbuah Lebat

    Kakao Mitra HCS pak Martaji

    Kakao Mitra HCS pak Martaji

    Berkebun dengan biaya hemat hasil produksi meningkat,merupakan dambaan semua orang petani.Hal tersebut sama dengan apa yang di alami petani kakao pak Martaji.Beliau adalah seorang petani sekaligus Mitra HCS di Gaya indah desa Batuliman Indah Candipuro Lampung Selatan.Pak Martaji sudah tidak lagi memupuk kakaonya dengan pupuk maupun pestisida kimia.Beliau hanya memakai pupuk Organik HCS yaitu SOT dan PHEFOC.Dengan aplikasi keduanya Tanaman kakao berbuah begitu luar biasa sangat lebat sekali.padahal saat musim ini lagi musim Elnino atau jarang hujan.Beliau mengaplikasikannya dengan cara kocor dan semprot.

    Menurut keterangan beliau setelah aplikasi pupuk Organik HCS ini tingkat hama dan jamur pengganggu tanaman kakao ini juga berkurang.Pupuk Organik HCS merupakan suplemen organik tanaman yang 100% di buat dari bahah – bahan Alami.Sehingga sangat ramah lingkungan.yakni pembenah tanah yang rusak dan tak membunuh organisme yang ada di dalam tanah sehingga tanah semakin subur dan mencukupi nutrisi yang di butuhkan oleh tanaman.SOT HCS Mempercepat keluarnya Bunga, kuncup disetiap pori pembungaan dan tidak mudah gugur.Mempercepat putik bunga jadi buah, buah lebih padat, besar dan berisi,serta Mempercepat proses pertumbuhan dan masa panen / panen lebih cepat dari biasanya.

    Komentar

    Komentar

  • Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Cair (Mikroba Cultur)

    Membuat Mikroba Cultur Pupuk Organik Cair

      

    Biologis tanah aktif memiliki kemampuan untuk mempertahankan kelembaban dan melepaskan nutrisi memastikan produksi yang lebih besar, rotasi lebih cepat dan lebih cepat pulih dari stres. Untuk membangun biologi tanah yang sehat kita membutuhkan produk yang dapat memberi makan organisme hidup.Untuk bertani yang ramah lingkungan PT HCS menyadarkan masyarakat akan dampak lingkungan dari menggunakan pupuk kimia.Untuk itu mari saatnya  menciptakan pupuk dari limbah-limbah di sekitar kita menjadi pupuk yang aman, alami dan ramah lingkungan.Yaitu pupuk cair mikroba cultur,Pupuk ini  meningkatkan ketersediaan hara dan memberi makan organisme penting tanah, seperti cacing tanah dan mikroorganisme (jamur dan bakteri) yang penting bagi tanaman dan kesehatan tanah.Serta bisa menghemat biaya garap.

     

    kesehatan tanah dan kesuburan tanah membutuhkan lebih dari pupuk NPK. Tanpa biologi yang tepat, tanaman dan hewan tidak dapat mencapai potensi penuh mereka. Biologi sangat penting untuk daur ulang nutrisi dan memperbaiki nitrogen atmosfer.

     

     Baiklah langsung saja kita mulai siapkan bahannya yaitu:

    1. Rumen sapi atau kambing 25 kg
    2. Urine sapi atau kambing 40 Liter
    3. Air kelapa 50 Liter
    4. Gedebog Busuk diperes 10 Liter
    5. Nanas dijuss diperes 10 kg
    6. Pepaya dijuss diperes 10 kg
    7. Sepet tanpa kulit 1 sak
    8. HCS SOT 4 botol
    9. HCS Bio Power 1 botol
    10. Gula Pasir 1 kg

    Cara membuat mikroba Cultur

    1. Siapkan air kelapa 40 liter di bak, masukan rumen kambing 5 ekor atau sapi 1 ekor. Aduk sampai merata, diamkan 15 menit, lalu peras dengan kain kasa.
    2. Setelah jadi cairan tanpa ampas, tuangkan bio power HCS 1 botol.
    3. Siapkan air kelapa 5 liter di bak, nanas matang 10 kg dijuss dimasukan. Biarkan 15 menit lalu di peras.
    4. Siapkan 5 liter air kelapa, pepaya matang 10 kg dijuss dimasukan. Biarkan 15 menit lalu diperas.
    5. Gedebog busuk di peras. Jika kesulitan bisa celup ke air kelapa dulu.
    6. Siapkan air kelapa 5 liter di bak. Tuangkan 1 kg gula pasir, aduk sampai betul-betul larut. Masukan SOT 4 botol, aduk dan diamkan 1 jam.
    7. Siapkan urine kambing/sapi 40 liter disaring.
    8. Siapkan sepet tanpa kulit disuwir-suwir. Atau lebih bagus cocopitnya`(butiran sepet ketika seratnya di ambil) dibungkus dg kain kasa.
    9. Semua bahan sudah siap, masukan semua bahan satu per satu kedalam drum plastik (jangan pakai drum besi karena mudah berkarat) kemudian aduk pelen-pelan, terus drum ditutup.
    10. Setiap hari dibuka dan aduk pelan-pelan.
    11. Fermentasi selama 7 hari, mikroba kultur siap diaplikasikan.
    12. Aplikasi semprot/kocor air 14 Liter + 3 tutup SOT + Mikroba Kultur 1-2 gelas Aqua

    Demikian uraian pembuatan pupuk cair Mikroba Cultur,

    Komentar

    Komentar

  • Bio Power HCS

     HCS Bio Power – JAMU TETES 

    Bio power HCS

    Bio Power HCS www.organikhcs.com

    Cairan Kehidupan
    Mengapa kita membutuhkan HCS Bio Power ?
    Kita hidup di lingkungan yang penuh dengan berbagai macam pencemaran ( Polusi ).
    Pencemaran Udara : Kita bernafas dari udara yang tercemar dari bermacam macam polusi dari asap pabrik, asap rokok, kendaraan bermotor, pembakaran sampah dll. Sehingga kita tidak bisa menghindari dari menghirup udara yang sudah tercemar tersebut. Pencemaran Air : Setiap hari kita minum dari air yang telah tercemar oleh bahan-bahan yang berbahaya. Limbah buangan pabrik, rumah tangga, sampah-sampah yang dibuang ke sungai yang merupakan sumber air PDAM, Tinja, Detergen dan lain-lain.
    Pencemaran Makanan : Makanan siap saji yang berlemak, koleksterol, makanan yang sedikit mineral dan enzim, makanan kemasan yang berbahan kimia (pewarna, penyedap, pengawet). Merokok dan atau
    minum alkohol yang berlebihan. Buah-buahan dan sayuran yang tampak bagus tapi mengandung pupuk kimia, pestisida, hormon. Daging ternak yang mengandung zat kimia, obat-obatan dan hormon pertumbuhan. Penyakit hewan, macam-macam bakteri dan virus berbahaya.
    Stress dan Kurang olah raga:
    Selain pengaruh yang bersifat fisik, setiap hari kita dihadapkan oleh emosi dan stress. Kemacetan
    lalu lintas, tekanan pekerjaan, masalah hubungan rumah tangga, ekonomi yang tidak menentu, kriminalitas, dan lain-lain membuat kita tak lepas dari kondisi stress yang terus meningkat. Kita jarang berolah raga, atau hampir sama sekali tidak melakukan olahraga teratur. Semua itu akan merusak kualitas hidup kita.Gaya hidup modern membuat timbunan zat racun yang menurunkan metabolisme dan sistem pertahanan tubuh sehingga akan mengurangi daya tahan terhadap penyakit dan
    penuaan.
    Oleh karena itu
    sekarang ini kita membutuhkan sesuatu untuk bisa menghadapi kondisi modern yang penuh dengan stress. Kita membutuhkan sesuatu yang dapat membersihkan toksin dan bahan berbahaya lain, menjaga kerusakan sel, membangun kembali, memperkuat sistem pertahanan dan menyeimbangkan tingkat fisik, elektromagnetik, biologis dan kimia tubuh.
    KEBUTUHAN UTAMA
    TUBUH KITA
    OKSIGEN
    Para Ilmuwan
    menemukan bahwa kandungan oksigen di Bumi pada zaman kuno berkisar 38% – 50%,namun dengan bertambahnya pencemaran perusakan hutan dan terjadinya pengurangan
    Pemesanan Bio Power Hcs …..Silahkan Kontak 085216034107

     

    Komentar

    Komentar

  • Pak Yono Peternak Ayam Petelur HCS

    Ayam Petelur HCS Tanpa Bau Kotoran
    DEMO MASYARAKAT TERHENTI KARENA SOC

     

    Ayam HCS

    Mitra HCS-Ayam Petelur

    Mitra HCS yang ini sangat beruntung, dia adalah Pak Wardi Haryono kerap dipanggil Pak Yono pasalnya ketika usaha peternakan ayam petelur sejumlah kira-kira 15 ribu ekor yang dikelola menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat di sekitar penduduk. Tak bisa dielakkan masyarakat sekitar semakin lama jengkel dan sepakat melakukan demo menuntut ditutupnya peternakan ayam Pak Yono, atau harus bisa mengatasi bau busuk yang menyengat. “ Wah saya sangat bingung karena sempat orang-orang satu dusun protes dan demo menghendaki usaha peternakan ayam saya harus pindah atau ditutup…” keluhnya. Mitra yang berdomisili di Dusun Sucen, Salam, Kab Magelang ini ketika di wawancarai oleh Tim Surya Agro Java (SAJ) yang menjadi Tim Pengembang Agro dengan Teknologi Mikroorganisme Matrik dari PT Hidup Cerah Sejahtera (HCS), bagaimana keuntungan, dan perbedaan ternak ayamnya setelah memakai SOC dari PT HCS.
    Dia menjelaskan,”Tetapi alhamdulilah saya brsyukur setelah ayam saya beri minum SOC dari PT HCS bau menyengat kotorannya hilang dan beberapa hari setelah itu tidak ada demo atau protes dari masyarakat sekitarnya, bahkan masyarakat sekarang mendekat untuk bersama-sama ingin belajar bagaimana beternak yang baik sehingga tidak mengganggu masyarakat sekitarnya.” Pak Yono menambahkan,” Perbandingan setelah memakai SOC sangat jauh, feses(kotoran) ayam setelah menkonsumsi SOC tidak bau, dan langsung bisa diberikan pada ikan lele tanpa difermentasi terlebih dahulu selain untuk bokasi. Produksi telur meningkat, kualitas telur meningkat diantaranya cangkang semakin kuat dan tebal, kuning telur pekat menyatu, ditambah baunya tidak amis.” Setelah beberapa lama tim melihat lele yang diberi pakan langsung dari kotoran ayam, pak Yono memperlihatkan hasil telur yang berbeda sekali dengan sebelumnya. Dia menambahkan, “ Keistimewaan lain dari pengaruh SOC adalah telur berwarna kemerah-merahan (sambil menunjukkan telur dalam kotak peti) dan telur yang dihasilkan oleh ayam-ayam tua kembali bagus, kuat dan warnanya tidak putih.” Dengan semangat dia menunjukkan hasil panennya. Sekali lagi ketika ditanyakan tentang bau kotorannya untuk memastikan dia mengambil kotoran ayam di dekatnya sambil berkata,” Nih pak… ternyata tidak baud an kering, hampir tidak ada atau sedikit sekali ayam yang mencret sehingga penyerapan nutrisi maksmal, hasilpun meningkat.”
    Inilah kisah yang dialami oleh seorang Pak Yono sebagai peternak ayam petelur dengan suka dukanya, sampai akan di demo oleh masyarakat tetapi karena jasa SOC dari PT HCS ketemulah solusi yang tepat. (saj team)

     

    Pemesanan Suplemen Organik Cair Silahkan Hubungi ……085216034107

     

    Komentar

    Komentar